Kamis, 29 April 2010

Renungkan !!

Sahabat ?? Semua orang pasti punya sahabat. Seseorang yang selalu ada disamping kita. Seseorang yang selalu ada di setiap kita butuhkan, seseorang yang setia mendengarkan segala curahan hati kita, seseorang yang selalu menghibur kita di saat kita sedih. Segala rasa kepercayaan, kita berikan kepadanya.

Sahabat, teman dikala sedih dan senang. Namun, apakah kita juga patut mendapat sebutan “SAHABAT BAIK” ? kita menganggapnya sahabat, tapi belum tentu ia menganggap kita sebagai sahabatnya. Di saat kita butuhkan, apakah kita selalu ada disampingnya ? Apakah disaat dia bersedih, kita selalu ada di sampingnya ? Coba kita renungkan, Apakah kita merupakan sahabat yang baik ?.

Di saat kita melakukan suatu kesalahan, sahabat kita pasti akan selalu memaafkan. Namun, apakah kita juga bertindak seperti yang dilakukan sahabat kita ?. Memaafkan segala kesalahan yang pernah ia lakukan. Hem,, Pasti sulit untuk kita lakukan.

Sahabat sangat berarti dalam hidup kita. Kita sebagai makhluk sosial pasti membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, hargai sahabatmu. Jangan suka berprasangka buruk kepadanya ! cobalah untuk memaafkan segala kesalahan sahabatmu. Renungkan segala perbuatan yang telah kita lakukan kepada sahabat kita ! Mumpung masih ada waktu untuk memperbaikinya. Jadilah sahabat yang baik untuk

Renungkanlah !!

Sahabat ?? Semua orang pasti punya sahabat. Seseorang yang selalu ada disamping kita. Seseorang yang selalu ada di setiap kita butuhkan, seseorang yang setia mendengarkan segala curahan hati kita, seseorang yang selalu menghibur kita di saat kita sedih. Segala rasa kepercayaan, kita berikan kepadanya.
Sahabat, teman dikala sedih dan senang. Namun, apakah kita juga patut mendapat sebutan “SAHABAT BAIK” ? kita menganggapnya sahabat, tapi belum tentu ia menganggap kita sebagai sahabatnya. Di saat kita butuhkan, apakah kita selalu ada disampingnya ? Apakah disaat dia bersedih, kita selalu ada di sampingnya ? Coba kita renungkan, Apakah kita merupakan sahabat yang baik ?.
Di saat kita melakukan suatu kesalahan, sahabat kita pasti akan selalu memaafkan. Namun, apakah kita juga bertindak seperti yang dilakukan sahabat kita ?. Memaafkan segala kesalahan yang pernah ia lakukan. Hem,, Pasti sulit untuk kita lakukan.
Sahabat sangat berarti dalam hidup kita. Kita sebagai makhluk sosial pasti membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, hargai sahabatmu. Jangan suka berprasangka buruk kepadanya ! cobalah untuk memaafkan segala kesalahan sahabatmu. Renungkan segala perbuatan yang telah kita lakukan kepada sahabat kita ! Mumpung masih ada waktu untuk memperbaikinya. Jadilah sahabat yang baik untuk

Selasa, 27 April 2010

Air mata dari Dua Kaleng Susu

Menjelang petang, pintu rumah segera di tutup. Aku, adikku dan ibukku menanti ayahku pulang dari bekerja. Ketika terdengar suara sepeda datang, aku segera berlari keluar membuka pintu untuk ayahku. Setelah turun dari sepeda, ayahku berkata kepadaku “ Tadi ada cuci gudang, ini aku bawakan dua kaleng susu untuk kamu dan adikmu.” Sambil menyerahkan sekantong plastik yang berisi dua kaleng susu yang kelihatanya mereknya nggak terkenal.

Dalam hati aku berkata, “ Aku tak suka minum susu. Apalagi susu kental manis. Huh,,,”

Setelah aku terima, lagsung aku menaruhnya di meja makan.

Berhari-hari, dua kaleng susu itu tak tersentuh sedikitpun. Akhirnya pada suatu petang, ayahku memanggilku. “Kok susunya gak diminum ? Apa gak suka ?”

Aku bingung mau berkata apa, aku tak mau menyakiti hatinya sedikitpun. Tapi jujur, aku dan adikku gak suka minum susu. Aku hanya bisa berkata, “Besok mau aku minum.”

Setelah menjawab semua pertanyaan ayahku, aku segera masuk ke kamar. Teringat segala kasih sayangnya yang ia berikan kepadaku. Teringat segala tetes tetes keringat yang ia berikan hanya untukku. Tak terasa air mata ini menetes. Aku terharu mengingat segalanya. Aku tahu niat ayahku sungguh tulus, dia hanya ingin memberi yang terbaik untukku. Tapi mungkin ia tidak tahu apa yang tak aku suka.

Jika aku melihat dua kaleng susu yang tergeletak di meja, rasanya aku ingin menangis lagi. Selalu terbayang senyumnya ketika ia menyodorkan dua kaleng susu itu. Sungguh aku tak kuat menahan air mata ini.

Kaleng susu itu hanya seperti hiasan di meja. Aku ingin memberikan kaleng susu itu untuk pembantuku. Tapi aku tak tega melihat ketulusan ayahku. Aku bingung apa yang harus aku perbuat.

Akhirnya, Ibuku membantuku. Beliau menyarankan agar aku membuat agar agar dengan ditambah susu sebagai perasanya. Dengan cara itu aku bisa menghabiskan dua kaleng susu itu.

Memang terdengar aneh, air mata dari dua sekaleng susu. Tapi memang ini yang sebenarnya terjadi. Air mata ini menetes tatkala aku mengingat segala kasih sayang ayahku. Beliau bekerja keras untuk keluargaku. Siang malam, hujan dan panas tak dihiraukan. Yang ia ingat, hanya bekerja untuk keluarga dan membahagiakan keluarga.

Terimakasih ayah,,, Aku Selalu menyayangimu. Ma’afkan segala kesalahnku yang telah menyakiti hatimu. Namun sesungguhnya, dalam hatiku yang terdalam. Aku sang at mencintaimu…. I LOVE U VERY MUCH,,, DADDY…. !!!!

Air mata dari Dua Kaleng Susu

Menjelang petang, pintu rumah segera di tutup. Aku, adikku dan ibukku menanti ayahku pulang dari bekerja. Ketika terdengar suara sepeda datang, aku segera berlari keluar membuka pintu untuk ayahku. Setelah turun dari sepeda, ayahku berkata kepadaku “ Tadi ada cuci gudang, ini aku bawakan dua kaleng susu untuk kamu dan adikmu.” Sambil menyerahkan sekantong plastik yang berisi dua kaleng susu yang kelihatanya mereknya nggak terkenal.

Dalam hati aku berkata, “ Aku tak suka minum susu. Apalagi susu kental manis. Huh,,,”

Setelah aku terima, lagsung aku menaruhnya di meja makan.

Berhari-hari, dua kaleng susu itu tak tersentuh sedikitpun. Akhirnya pada suatu petang, ayahku memanggilku. “Kok susunya gak diminum ? Apa gak suka ?”

Aku bingung mau berkata apa, aku tak mau menyakiti hatinya sedikitpun. Tapi jujur, aku dan adikku gak suka minum susu. Aku hanya bisa berkata, “Besok mau aku minum.”

Setelah menjawab semua pertanyaan ayahku, aku segera masuk ke kamar. Teringat segala kasih sayangnya yang ia berikan kepadaku. Teringat segala tetes tetes keringat yang ia berikan hanya untukku. Tak terasa air mata ini menetes. Aku terharu mengingat segalanya. Aku tahu niat ayahku sungguh tulus, dia hanya ingin memberi yang terbaik untukku. Tapi mungkin ia tidak tahu apa yang tak aku suka.

Jika aku melihat dua kaleng susu yang tergeletak di meja, rasanya aku ingin menangis lagi. Selalu terbayang senyumnya ketika ia menyodorkan dua kaleng susu itu. Sungguh aku tak kuat menahan air mata ini.

Kaleng susu itu hanya seperti hiasan di meja. Aku ingin memberikan kaleng susu itu untuk pembantuku. Tapi aku tak tega melihat ketulusan ayahku. Aku bingung apa yang harus aku perbuat.

Akhirnya, Ibuku membantuku. Beliau menyarankan agar aku membuat agar agar dengan ditambah susu sebagai perasanya. Dengan cara itu aku bisa menghabiskan dua kaleng susu itu.

Memang terdengar aneh, air mata dari dua sekaleng susu. Tapi memang ini yang sebenarnya terjadi. Air mata ini menetes tatkala aku mengingat segala kasih sayang ayahku. Beliau bekerja keras untuk keluargaku. Siang malam, hujan dan panas tak dihiraukan. Yang ia ingat, hanya bekerja untuk keluarga dan membahagiakan keluarga.

Terimakasih ayah,,, Aku Selalu menyayangimu. Ma’afkan segala kesalahnku yang telah menyakiti hatimu. Namun sesungguhnya, dalam hatiku yang terdalam. Aku sang at mencintaimu…. I LOVE U VERY MUCH,,, DADDY…. !!!!

Jumat, 23 April 2010

Sahabatku...

Tak terasa,,,
Tiga tahun sudah kita bersama...
Melewati hari" yang penuh dengan kejutan,,,

Sahabatku,,,
kaulah yang slalu ada saat kubutuhkan,,,
Kaulah yang slalu menghiburku saat aku sedih...

Terimakasih sahabat.....